Tau gak? Uang yang hanya disimpan bisa kalah oleh inflasi lho.
Menabung adalah langkah penting dalam mengelola keuangan. Namun, hanya menyimpan uang di tabungan seringkali belum cukup untuk membantu mencapai tujuan finansial jangka menengah maupun panjang.
Salah satu alasannya adalah inflasi.
Inflasi adalah kenaikan harga barang dan kebutuhan dari waktu ke waktu. Artinya, uang yang kita miliki hari ini bisa memiliki daya beli yang lebih kecil di masa depan.
Karena itu, kamu harus mulai mempertimbangkan investasi sebagai cara untuk membantu menjaga dan mengembangkan nilai uang mereka.
Investasi terasa rumit? Tenang, kamu tidak sendirian!
Bagi banyak orang, terutama yang baru mulai, kata investasi sering kali terasa membingungkan.
Pertanyaan seperti ini mungkin pernah terlintas:
• Harus mulai dari mana?
• Produk investasi apa yang cocok?
• Apakah harus punya modal besar?
Hal tersebut sangat wajar. Banyak orang merasakan hal yang sama ketika pertama kali mulai belajar berinvestasi.
Kabar baiknya, investasi tidak selalu harus rumit. Ada cara yang sederhana untuk mulai berinvestasi, salah satunya melalui Reksa Dana.
Apa itu Reksa Dana?

Reksa Dana adalah wadah investasi yang menghimpun dana dari banyak investor untuk kemudian diinvestasikan ke berbagai instrumen pasar modal oleh Manajer Investasi profesional.
Dengan berinvestasi melalui Reksa Dana:
• Dana kamu dikelola oleh Manajer Investasi profesional
• Investasi dilakukan ke berbagai instrumen sehingga lebih terdiversifikasi
• Kamu tidak perlu memilih instrumen investasi sendiri
• Investasi dapat dimulai dengan nominal yang relatif terjangkau
Reksa Dana juga merupakan produk investasi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Namun perlu diingat bahwa Reksa Dana merupakan produk investasi pasar modal, sehingga nilai investasinya dapat naik maupun turun mengikuti kondisi pasar.
Yuk, mulai Investasi Reksa Dana Trimegah melalui GoPay!
Kini kamu dapat mulai berinvestasi Reksa Dana Trimegah Asset Management langsung melalui aplikasi GoPay dengan proses yang mudah dan praktis.
Terdapat dua produk Reksa Dana yang tersedia:
• TRIM Kas 2 Kelas A
• TRIM Dana Tetap 2 Kelas A
Kedua produk ini memiliki karakteristik yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan tujuan investasi kamu.
Reksa Dana Pasar Uang – TRIM Kas 2 Kelas A
Reksa Dana Pasar Uang berinvestasi pada instrumen pasar uang seperti:
• Deposito bank
• Surat utang jangka pendek (kurang dari 1 tahun)
Karakteristik:
• Risiko relatif rendah
• Pergerakan nilai investasi cenderung lebih stabil
• Fluktuasi relatif kecil
Cocok untuk:
• Investor pemula
• Dana darurat
• Parkir dana sementara
• Kebutuhan jangka pendek
Jangka waktu investasi yang disarankan: kurang dari 1 tahun.
Reksa Dana Pendapatan Tetap – TRIM Dana Tetap 2 Kelas A
Reksa Dana Pendapatan Tetap mayoritas berinvestasi pada instrumen obligasi seperti:
• Obligasi pemerintah
• Obligasi korporasi
Karakteristik:
• Potensi imbal hasil lebih tinggi dibandingkan Reksa Dana Pasar Uang
• Nilai investasi dapat naik maupun turun mengikuti pergerakan pasar obligasi dan suku bunga
Cocok untuk:
• Tujuan investasi jangka menengah
• Investor yang ingin potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding pasar uang
Jangka waktu investasi yang disarankan: 1–3 tahun.
Mulai lebih awal memberi waktu bagi investasi untuk berkembang
Salah satu faktor penting dalam investasi adalah waktu.
Semakin awal kamu memulai, semakin banyak waktu yang dimiliki investasi untuk berkembang.
Tidak perlu langsung dengan jumlah besar. Yang terpenting adalah memulai terlebih dahulu dan melakukannya secara konsisten.
Langkah kecil yang dilakukan hari ini bisa membantu membangun kondisi keuangan yang lebih baik di masa depan.
Mulai perjalanan investasi kamu hari ini!
Kini kamu dapat mulai berinvestasi Reksa Dana Trimegah Asset Management langsung melalui GoPay dengan proses yang mudah.
Mulai langkah kecil hari ini untuk masa depan finansial yang lebih baik.
#BersamaTrimegah
DISCLAIMER
Reksa Dana merupakan produk investasi pasar modal dan bukan merupakan produk bank. Nilai investasi dapat naik maupun turun dan kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Calon investor wajib membaca dan memahami Prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi